<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Platform - Category - Anwar's Blog</title><link>https://deployer.dpdns.org/categories/platform/</link><description>Platform - Category - Anwar's Blog</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>en</language><managingEditor>trianwar@protonmail.com (anwareset)</managingEditor><webMaster>trianwar@protonmail.com (anwareset)</webMaster><copyright>&lt;a href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/" target="_blank" rel="noopener">CC BY-NC 4.0&lt;/a></copyright><lastBuildDate>Sun, 26 Jun 2022 00:55:48 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://deployer.dpdns.org/categories/platform/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Canary Deployment dan Mirroring Dengan Traefik</title><link>https://deployer.dpdns.org/canary-deployment-dan-mirroring-dengan-traefik/</link><pubDate>Sun, 26 Jun 2022 00:55:48 +0700</pubDate><author>anwareset</author><guid>https://deployer.dpdns.org/canary-deployment-dan-mirroring-dengan-traefik/</guid><description>&lt;p>Saat kita melakukan deployment aplikasi ke versi terbaru pada Kubernetes, mungkin muncul kecemasan akan adanya insiden tak terduga walaupun versi terbaru sudah lolos tahap testing. Guna mengurangi kemungkinan insiden dalam skala besar, kita dapat memakai skenario bernama Canary.&lt;/p></description></item><item><title>Virtualisasi Infrastruktur dengan oVirt</title><link>https://deployer.dpdns.org/virtualisasi-infrastruktur-dengan-ovirt/</link><pubDate>Tue, 30 Nov 2021 00:02:32 +0700</pubDate><author>anwareset</author><guid>https://deployer.dpdns.org/virtualisasi-infrastruktur-dengan-ovirt/</guid><description><![CDATA[<p><a href="https://ovirt.org" target="_blank" rel="noopener noreffer "><strong>oVirt</strong></a> adalah virtualization platform untuk mengelola infrastruktur datacenter. Hypervisor yang dipakai adalah <a href="https://www.linux-kvm.org" target="_blank" rel="noopener noreffer "><code>KVM</code></a>, lalu <a href="httpd://libvirt.org" target="_blank" rel="noopener noreffer "><code>libvirt</code></a> digunakan sebagai interface lewat API dan berkomunikasi dengan <a href="https://www.ovirt.org/develop/developer-guide/vdsm/vdsm.html" target="_blank" rel="noopener noreffer "><code>VDSM</code></a> sehingga dapat hadir dalam bentuk tampilan Web. Artikel ini hanya membahas setup oVirt Node dengan <em>Self-hosted Engine</em> hingga menjalankan <em>guest VM</em>.</p>]]></description></item><item><title>Deployment dengan S2I Process OpenShift</title><link>https://deployer.dpdns.org/deployment-dengan-s2i-process-openshift/</link><pubDate>Fri, 02 Apr 2021 11:57:03 +0700</pubDate><author>anwareset</author><guid>https://deployer.dpdns.org/deployment-dengan-s2i-process-openshift/</guid><description>&lt;p>S2I atau Source to Image adalah sebuah tool untuk mempermudah membangun container images dari source code. Tool ini mengambil source code aplikasi dari repositori Git, melakukan injeksi source code ke dalam &lt;em>base container&lt;/em> berdasarkan bahasa pemrograman dan framework tertentu, kemudian memproduksi sebuah container image baru, lalu container image tersebut akan dipakai untuk menjalankan aplikasi yang telah dirakit.&lt;/p></description></item><item><title>Kubernetes Cluster Provisioning dengan Terraform dan Ansible</title><link>https://deployer.dpdns.org/kubernetes-cluster-provisioning-dengan-terraform-dan-ansible/</link><pubDate>Sun, 17 Jan 2021 15:12:37 +0700</pubDate><author>anwareset</author><guid>https://deployer.dpdns.org/kubernetes-cluster-provisioning-dengan-terraform-dan-ansible/</guid><description><![CDATA[<p>Kubernetes Vanilla atau versi Kubernetes orisinil merupakan aplikasi opensource untuk <em>Container Orchestration</em> dengan berbagai fleksibilitas yang dapat diintegrasikan lebih lanjut bersama komponen atau tools lain dari pihak ketiga. Berbeda dengan distribusi Kubernetes (seperti OpenShift dan OKD) yang menawarkan kemudahan dalam instalasi, Kubernetes (atau sering disebut k8s) seringkali membutuhkan <em>effort</em> yang lebih besar dalam membangun klaster-nya jika dilakukan secara manual tanpa layanan dari vendor atau <em>cloud provider</em> (seperti EKS atau GKS). Namun sebenarnya kita dapat melakukannya dengan lebih <em>effortless</em> menggunakan tools untuk <em>provisioning</em> infrastruktur maupun konfigurasi, seperti Terraform dan Ansible.</p>]]></description></item><item><title>Quick Install OKD 4 di AWS</title><link>https://deployer.dpdns.org/quick-install-okd-4-di-aws/</link><pubDate>Sat, 09 Jan 2021 08:58:23 +0700</pubDate><author>anwareset</author><guid>https://deployer.dpdns.org/quick-install-okd-4-di-aws/</guid><description>&lt;p>OKD 4 memiliki &lt;em>installer&lt;/em> yang menawarkan fleksibilitas dan kemudahan bagi pengguna. Proses instalasi hanya akan memakan waktu sekitar 40 menit hingga cluster OKD sudah dapat berjalan dan siap untuk dikelola.&lt;/p></description></item><item><title>Instalasi Lokal Minishift OKD</title><link>https://deployer.dpdns.org/instalasi-lokal-minishift-okd/</link><pubDate>Tue, 05 Jan 2021 09:57:09 +0700</pubDate><author>anwareset</author><guid>https://deployer.dpdns.org/instalasi-lokal-minishift-okd/</guid><description><![CDATA[<p>Minishift membangun klaster <em>single-node</em> OKD (Openshift) pada VM (Virtual Machine) yang berdiri di atas Hypervisor milik komputer lokal. Dengan Minishift kita dapat mempelajari OKD dalam komputer sendiri sebelum menggunakan teknologi Openshift di lingkungan <em>production</em> sebenarnya.</p>]]></description></item></channel></rss>